'' SD MUSACO : MAJU BERKARAKTER "

Jumat, 14 April 2023

Catatan Ramadhan ke 22 Tahun 1444 Hijriyah

 




Musaco.co - Mendidik Anak secara Islami dengan 5 Prinsip Dasar

1. Ingat, Anak itu Masih Suci

Ketika anak melakukan kesalahan, cara ini penting untuk dilakukan. Perlu kita ingat sejak anak lahir, kalau mereka masih suci, polos dan berbeda dengan orang dewasa. Jadi, ingat ini sebelum membentak anak ya bun 

2. Mendidik Anak dengan Contoh

Lingkungan anak saat masih kecil, terbatas pada lingkungan orang tua, rumah, dan orang-orang di sekitarnya. Jika anak berbuat salah, perlu dikoreksi darimana ia meniru perilaku salah tersebut. Bisa jadi, anak meniru apa yang dilakukan orang tua, seperti apa yang mereka lihat dan dengar. Jadi, pastikan kita selalu memberi contoh perilaku yang baik setiap hari.

3. Memahami Batasan

Dalam Islam, kita diajarkan tentang adanya batasan. Entah itu batasan dalam mengurusi urusan orang lain dan batasan bagaimana dalam bersikap dalam bermasyarakat. Batasan ini juga berlaku dalam cara mendidik anak secara Islami. Dalam mengasuh anak, orang tua perlu memahami bahwa anak butuh kebebasan dalam bertindak dan berperilaku. Sangat penting untuk meminta pendapat anak, apabila orang tua hendak melakukan sesuatu pada anak.

4. Mendidik Anak dengan Kebaikan dan Kasih Sayang
Rasulullah SAW dikenal sebagai sosok penuh kasih sayang pada orang-orang di sekitarnya, terutama pada anak-anaknya. Dalam sebuah riwayat Abdullah bin Shaddad dikatakan bahwa, ketika Rasul sedang salat dan bersujud, seorang anak menaiki punggung Rasul, dan dibiarkan. Bahkan Rasul sangat lama bersujud menunggu sang anak turun dengan sendirinya.

Rasul mengajarkan pada kita, sifat dasar anak adalah bermain. Sudah wajar kalau mereka berbuat demikian, dan Rasul tidak berusaha menghentikan mereka, karena bermain dan bercanda penting untuk perkembangan anak. Baik perkembangan fisik, emosional, kognitif, dan sosial.

5. Mendidik Anak dengan Tanggung Jawab Sederhana
Sekecil apapun tanggung jawab yang diberikan pada anak, bila anak bisa melakukannya dengan baik, akan sangat berguna bagi perkembangan anak dan bisa jadi bekalnya kelak saat dewasa. Tanggung jawab mengajarkan anak untuk mandiri, jadi anak yang bisa diandalkan dan produktif. Misalnya saja saat bermain di rumah, beri ia tanggung jawab untuk membereskan sendiri mainan mereka dan menatanya dengan baik. Hal ini mungkin sepele, namun akan sulit dilakukan kalau anak sudah enggan dan tidak diberi contoh terlebih dahulu.

(parenting.dream.co.id)

#SDMUSACO

#MAJUBERKARAKTER 

0 Comments:

Posting Komentar

Blogger templates

Blogroll

About

Copyright © SD MUHAMMADIYAH 01 COMAL | Powered by Blogger
Design by Viva Themes | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com