Musaco-id - Menelaah kata "peran" yg di emban para orang tua jaman now atau pun Old jika di perluas ialah sama rata,sama rasa dan sama cinta. Kembali ke peran ortu untuk anaknya. Mari bahas dan coba untuk meresapi bersama krn saya sendiri sedang dalam fase dimana baru se umur menir mendapat gelar orang tua untuk sak anak Hamemayu Isvara Shima.. yahh wanita tangguh ratu kerjaan kalingga yang dermawan (red) semoga nama yang di sematkan bisa membawa keberkahan bagi sekelilingnya.
Jika berkata tentang anak apa pun rela jadi jaminannya, tapi apakah pernh kita sekejap menutup mata dan memahami tangan mungilnya ketika bermanja meraung memanggil untuk bermain bersama.
Tahu kah wahai ayah bunda bahwa mainan yang paling berharga untuk anak-anak kita bukanlah yg termahal,bukan yang terhits, dan bukan yang tercanggih. Mainan yang berharga bagi anak-anak adalah : saat kita menyerahkan diri kita untuk bermain bersama.
Mari sejenak perhatikan! Saat anak kita mendapatkan mainan baru, berapa lama mereka akan bertahan memainkanya? Kemudian meletakanya tanpa memikirkan apakah ini mahal, canggih, bahkan hits. Hempaskan kemudian berserakan.
Mari kemudian tanyakan kepada diri kita sendiri: apakah mereka selama bertahun2 ini pernah BOSAN mengajak kita bermain bersama mereka? Atau meminta kita mendengarkan cerita mereka dengan seksama?
Mari bertanya juga kepada diri kita sendiri, mana yang lebih indah di KENANG dalam memori kita sampai saat ini?
1. Kesan bahwa orang tua kita mau bermain bersama, seru-seruan sama kita.
Atau
2. Mainan apa saja yang pernah kita belikan untuk mereka.
Atau kah
3. Kesan bahwa orang tua kita membelikan mainan,kemudian mau memainkanya bersama kita.
Memahami kata peran ialah tugas yang berat untuk kita para manusia bergelar Orang Tua sejati.
Pena: Riski Amalia
(wa.Psikolog AriniL-Haq)
Wali kelas IIIB.
Setuju buguru, setinggi apapun kedudukan kita, kita harus siap merendahkan diri menjadi anak-anak saat bersama mereka,bahkan out memainkan peran sebagaimana tokoh cerita dalam imajinasi mereka.
BalasHapusSebagai guru, kita harus memahami karater peserta didik dengan baik. Apa maunya mereka Dan bagaimana kebiasaan mereka, sehingga kita dapat memahami Dan tau apa yang sebenarnya mereka butuhkan Dan bagaimana mereka harus diperlakukan, tanpa mengurangi kredibilitas guru di mata peserta didik.intinya kita tidak hanya menjadi guru, tapi juga menjadi teman bahkan sebagai sahabat yg nyaman uuntuk berbagi
Yess bener bangeddd bu guru
BalasHapusSe sibuk apapun kita
Tidak boleh meninggalkan kewajiban kita sebagai orang tua.
Yang bisa berperan sebagai teman bermain, guru les, juru masak, dokter dan tentunya seorang yang di butuhkan oleh anak kita...
Tetap semangat menjadi orang tua terrbaikkk
Wah keren, ini menjadi salah satu rujukan parenting di era digital . Ditunggu pengalaman lainnya untuk dibagikan . Maju terus..
BalasHapus